Categories
Tak Berkategori

Penurunan Tingkat Kecemasan Siswa SMP Negeri 6 Taman Kelas IX dalam menghadapi Ujian Nasional dengan Terapi Mandala

Suasana di Kelas IX B SMPN 6 Taman Saat Pemaparan Materi Berlangsung           

Kamis (25/7) pukul 11.00 WIB, Damar Hapsari Renaning Tyas, mahasiswa Departemen Psikologi Universitas Diponegoro, melangsungkan program monodisiplin pertamanya, yaitu penurunan tingkat kecemasan siswa kelas IX dalam menghadapi Ujian Nasional dengan Terapi Mandala di SMP Negeri 6 Taman. Tujuan dari program ini adalah memberikan pikiran positif kepada siswa dalam rangka menurunkan kecemasan, sehingga siswa dapat memandang Ujian Nasional sebagai suatu tantangan yang harus dilewati, bukan sebagai beban.

Seperti yang kita ketahui bersama, Ujian Nasional merupakan suatu hal penting bagi para pelajar di Indonesia. Tetapi, akhir-akhir ini Ujian Nasional menjadi “momok” yang menakutkan bagi para siswa sehingga siswa menjadi khawatir saat akan melaksanakan ujian nasional. Perasaan cemas akan membuat individu mengalami gejala-gejala yang mengganggu, seperti sakit kepala, mual, dan demam. Gejala tersebut nantinya akan membuat hasil Ujian Nasional tidak maksimal. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi siswa untuk menghadapi Ujian Nasional dengan tenang dan rileks agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Berpikir positif juga penting dalam menurunkan kecemasan, sehingga siswa dapat memandang Ujian Nasional sebagai suatu tantangan yang harus dilewati, bukan sebagai beban.

Damar Bersama Siswa-siswi Kelas IX B SMPN 6 Taman

Pemaparan program dilaksanakan di SMP Negeri 6 Taman pada kelas IX B yang dihadiri oleh siswa kelas IX B, serta mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Desa Asemdoyong yang turut meramaikan keberlangsungan program monodisiplin tersebut. Gita

Categories
Tak Berkategori

Pengembangan Model Pengelolaan Arsip dan Dokumen Pemerintahan Berbasis Web di Desa Asemdoyong

Regita Vania Ronnyta, Mahasiswa Departemen Ilmu Pemerintahan UNDIP, Mencanangkan Sistem Pengarsipan Online untuk Pemerintah Desa Asemdoyong

Tepat hari Selasa (23/7) pukul 11.00 WIB, Regita Vania Ronnyta, salah seorang mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim II Tahun 2019 asal Departemen Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melaksanakan program monodisiplin pertamanya, yaitu pembuatan sistem pengarsipan data online untuk Pemerintah Desa Asemdoyong. Tujuan dari program ini adalah untuk mencegah proses pengarsipan data yang memakan waktu lama dalam proses penyimpanan maupun pencariannya, sehingga proses pengarsipan dapat berlangsung secara cepat, tepat, dan terperinci.

Seperti yang kita ketahui, pengarsipan dengan cara manual membutuhkan ruang arsip yang cukup besar untuk memuat dan menyimpan seluruh kertas dokumen. Permasalahan yang sering terjadi pada pengarsipan secara manual adalah sulitnya menata dokumen dalam jumlah besar dan seringnya terjadi kehilangan dan kerusakan dokumen, baik itu karena basah terkena banjir, kebakaran, ataupun kesalahan manusia. Untuk itu, diperlukan wadah yang praktis untuk menyimpan dan mencari dokumen dengan cepat dan mudah, dengan kemungkinan kecil untuk hilang ataupun terbakar.

Sistem pengarsipan data online yang ditawarkan adalah sistem pengarsipan yang disinkronisasikan dengan Google Drive. Layanan Google Drive menyediakan tempat penyimpanan file secara online yang dapat diakses via smartphone, tablet, PC, maupun laptop. Dalam program ini, Regita menjelaskan bagaimana dokumen-dokumen tersebut harus dikonversikan ke dalam bentuk soft copy terlebih dahulu dengan melakukan scanning (memindai). Proses pemindaian dapat dilakukan menggunakan smartphone dengan resolusi kamera yang baik (disarankan 12 – 16 mega pixel atau di atasnya), di mana pada smartphone tersebut telah terpasang aplikasi Cam Scanner yang dapat diunduh di Playstore ataupun Appstore, ataupun pemindaian menggunakan mesin scanner.

Pemaparan Program Dihadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa Asemdoyong

Pemaparan program dilaksanakan di Balai Desa Asemdoyong, dengan dihadiri oleh Kepala Desa beserta beberapa perangkat desa dan Kepala Dusun, serta mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Desa Asemdoyong yang turut meramaikan ruang rapat balai desa tersebut. Gita

Categories
Tak Berkategori

Edukasi ASI-MPASI oleh Mahasiswa Kedokteran Umum UNDIP dalam Kelas Ibu dan Balita di Desa Asemdoyong

Pada Rabu (17/7), Puskesmas Kabunan Pemalang mengadakan kegiatan berupa kelas ibu dan balita, yang diadakan perdana di Dusun 3 Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Kelas ini diikuti oleh 30 ibu beserta balitanya. Kelas dibagi menjadi tiga, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C, di mana kelas A adalah untuk balita usia 0 – 12 bulan, kelas B untuk balita usia 1 – 2 tahun, dan kelas C untuk balita usia 2 – 3 tahun.

Ibu-ibu Dusun 3 yang Menghadiri Acara Beserta Balitanya

Pada tiap-tiap kelas, diadakan sharing ilmu dan diskusi bersama seputar kesehatan ibu dan balita. Untuk kelas A, materi yang disajikan berupa imunisasi, ASI-MPASI, dan tumbuh kembang. Untuk kelas B, materinya membahas tentang penyakit-penyakit yang sering diderita balita. Dan untuk kelas C, membahas tentang tumbuh kembang anak. Afina Mirra Astuti, salah satu mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019, turut menyumbangkan materi tentang ASI-MPASI dan cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Turut Menyampaikan Materi dalam Kelas Ibu Balita

Acara berlangsung dengan lancar, dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Ibu-ibu Dusun 3 mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, namun adanya keterbatasan sarana seperti microphone mengakibatkan suara pemateri kurang terdengar jelas. Acara ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kesadaran ibu terhadap kesehatan balita, khususnya di Dusun 3 Desa Asemdoyong. Gita

Categories
Tak Berkategori

Yuk, Latih Diri dalam Merawat Kesehatan Gigi Anak Balita, Bu!

Ibu merupakan seseorang yang memegang peranan penting dalam keluarga, termasuk dalam tumbuh kembang anaknya. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dapat berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak. Anak dengan usia 0 – 5 tahun memiliki suatu fase yang sangat kompleks dalam pertumbuhan gigi dan rahangnya, sehingga diperlukan pengawasan lebih untuk mendapatkan susunan gigi maupun rahang yang normal.

Yuniati Putri, mahasiswa Kedokteran Gigi UNDIP yang Merintis Program Peningkatan Kesadaran Kesehatan Gigi di Desa Asemdoyong

Untuk itu, pada Rabu (17/7), Yuniati Putri, salah satu mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019, berkolaborasi dengan Puskesmas Kabunan Pemalang untuk melakukan pelatihan dalam rangka meningkatkan kesadaran ibu tentang kesehatan gigi anak di bawah 5 tahun. Acara tersebut dilangsungkan di kelas ibu balita, yang direncanakan menjadi sebuah kegiatan berkelanjutan di Dusun 4 Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Kelas ibu balita dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelas 0 – 1 tahun, kelas 1 – 2 tahun, dan kelas 2 – 5 tahun. Adapun materi yang disampaikan antara lain tentang macam dan fungsi gigi anak, waktu tumbuh dan tanggal gigi anak, serta bagaimana cara merawat kebersihan mulut anak yang belum memiliki gigi maupun yang sudah memiliki gigi.

 

Ibu-ibu Desa Asemdoyong Antusias Mengikuti Pelatihan

Ibu-ibu yang hadir mengikuti acara dengan antusias, berhubung subjek ini masih tergolong baru di kalangan ibu-ibu Desa Asemdoyong, di mana sebelumnya belum pernah diadakan program bertemakan kesehatan gigi. Diharapkan seiring berjalannya program ini, kesadaran ibu tentang kesehatan gigi anak khususnya balita dapat meningkat sehingga angka kesakitan di Desa Asemdoyong dapat berkurang secara perlahan. Fairuz

Categories
Tak Berkategori

Aksi Bersih Kawasan Muara Indah Desa Asemdoyong Bersama Komunitas Peduli Kali Pemalang

Pantai merupakan salah satu destinasi rekreasi yang selalu membuat mata takjub akan keindahannya. Namun, di Indonesia masih terdapat banyak pantai yang kotor, sehingga menjadi tidak sedap dipandang. Hal ini tidak lain disebabkan oleh banyaknya sampah yang berserakan, baik itu disebabkan oleh ulah pengunjung maupun “kiriman” dari sungai.

Pemungutan Sampah di Sepanjang Bibir Pantai Muara Indah

Pada Jumat (12/07), KPK atau Komunitas Peduli Kali Pemalang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Asemdoyong, Komunitas Mancing Mania Pemalang, Dinas Lingkungan Hidup, serta mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan aksi bersih muara sungai dan Pantai Muara Indah di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Sekitar 40 orang yang terdiri dari beragam umur, mulai dari anak SD hingga orang dewasa, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka bahu membahu memungut sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Sampah yang terkumpul bervariasi, mulai dari sampah plastik, kayu, sisa jaring, benang pancing, hingga limbah rumah tangga. Agenda ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan khususnya bantaran sungai maupun bibir pantai, karena lingkungan yang lestari akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 turut berperan secara aktif menyampaikan informasi terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama lingkungan perairan, kepada peserta yang mengikuti aksi bersih.

Komunitas Peduli Kali (KPK) Pemalang Bersama Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Desa Asemdoyong

Pantai Muara Indah memiliki daya tarik berupa sunrise dan sunset yang memukau. Pantai ini juga merupakan spot memancing favorit. Oleh karena itu, sangat disayangkan apabila kawasan ini tercemar oleh sampah. Diharapkan masyarakat Asemdoyong sadar akan pentingnya menjaga lingkungan perairan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga pantai tetap bersih dan dapat menjadi kawasan wisata yang nyaman bagi para pengunjungnya. Fairuz

Categories
Tak Berkategori

Antusiasme Ibu-ibu Dusun 3 Desa Asemdoyong Mengikuti Kegiatan Posyandu

Posyandu adalah singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu, yaitu kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, posyandu merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan di setiap dusun.

Proses Pengukuran Antropometri Balita

Pada Rabu (10/07), Dusun 3 Desa Asemdoyong menyelenggarakan kegiatan posyandu ibu hamil dan balita. Ibu-ibu Dusun 3 beramai-ramai datang ke posyandu dengan bayi dan balita mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh 12 ibu hamil dan 30 anak balita, serta kader-kader kesehatan, dengan 2 bidan yang bertugas. Kegiatan dilakukan dengan sistem lima meja, di mana meja pertama digunakan untuk pendaftaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Meja 2 adalah untuk pengukuran antropometri bayi dan balita, meja 3 untuk pencatatan hasil pengukuran, meja 4 untuk penyuluhan dan pelayanan gizi, dan meja 5 untuk pelayanan imunisasi.

Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Turut Membantu dalam Kegiatan Posyandu

Sebagai pelaksana kegiatan adalah kader-kader kesehatan yang telah dilatih, tetapi pada saat pelaksanaan pengukuran antropometri bayi dan balita, pengukuran belum dilakukan sesuai standar sehingga besar kemungkinan adanya bias pengukuran yang akan menyebabkan salah diagnosis status gizi pada bayi dan balita. Selain itu, program penyuluhan kesehatan di posyandu juga belum dilaksanakan. Semestinya, kegiatan posyandu memberikan penyuluhan agar masyarakat teredukasi tentang kesehatan mereka. Diharapkan di masa mendatang akan ada pelatihan kader posyandu untuk mengoptimalkan kegiatan supaya benar-benar memberikan manfaat bagi ibu hamil dan balita. Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 yang hadir turut berperan serta membantu kader-kader kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan, serta memantau dan menjaga kelancaran acara. Fairuz