Categories
Tak Berkategori

Yuk, Latih Diri dalam Merawat Kesehatan Gigi Anak Balita, Bu!

Ibu merupakan seseorang yang memegang peranan penting dalam keluarga, termasuk dalam tumbuh kembang anaknya. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dapat berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak. Anak dengan usia 0 – 5 tahun memiliki suatu fase yang sangat kompleks dalam pertumbuhan gigi dan rahangnya, sehingga diperlukan pengawasan lebih untuk mendapatkan susunan gigi maupun rahang yang normal.

Yuniati Putri, mahasiswa Kedokteran Gigi UNDIP yang Merintis Program Peningkatan Kesadaran Kesehatan Gigi di Desa Asemdoyong

Untuk itu, pada Rabu (17/7), Yuniati Putri, salah satu mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019, berkolaborasi dengan Puskesmas Kabunan Pemalang untuk melakukan pelatihan dalam rangka meningkatkan kesadaran ibu tentang kesehatan gigi anak di bawah 5 tahun. Acara tersebut dilangsungkan di kelas ibu balita, yang direncanakan menjadi sebuah kegiatan berkelanjutan di Dusun 4 Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Kelas ibu balita dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelas 0 – 1 tahun, kelas 1 – 2 tahun, dan kelas 2 – 5 tahun. Adapun materi yang disampaikan antara lain tentang macam dan fungsi gigi anak, waktu tumbuh dan tanggal gigi anak, serta bagaimana cara merawat kebersihan mulut anak yang belum memiliki gigi maupun yang sudah memiliki gigi.

 

Ibu-ibu Desa Asemdoyong Antusias Mengikuti Pelatihan

Ibu-ibu yang hadir mengikuti acara dengan antusias, berhubung subjek ini masih tergolong baru di kalangan ibu-ibu Desa Asemdoyong, di mana sebelumnya belum pernah diadakan program bertemakan kesehatan gigi. Diharapkan seiring berjalannya program ini, kesadaran ibu tentang kesehatan gigi anak khususnya balita dapat meningkat sehingga angka kesakitan di Desa Asemdoyong dapat berkurang secara perlahan. Fairuz

Categories
Tak Berkategori

Aksi Bersih Kawasan Muara Indah Desa Asemdoyong Bersama Komunitas Peduli Kali Pemalang

Pantai merupakan salah satu destinasi rekreasi yang selalu membuat mata takjub akan keindahannya. Namun, di Indonesia masih terdapat banyak pantai yang kotor, sehingga menjadi tidak sedap dipandang. Hal ini tidak lain disebabkan oleh banyaknya sampah yang berserakan, baik itu disebabkan oleh ulah pengunjung maupun “kiriman” dari sungai.

Pemungutan Sampah di Sepanjang Bibir Pantai Muara Indah

Pada Jumat (12/07), KPK atau Komunitas Peduli Kali Pemalang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Asemdoyong, Komunitas Mancing Mania Pemalang, Dinas Lingkungan Hidup, serta mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan aksi bersih muara sungai dan Pantai Muara Indah di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Sekitar 40 orang yang terdiri dari beragam umur, mulai dari anak SD hingga orang dewasa, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka bahu membahu memungut sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Sampah yang terkumpul bervariasi, mulai dari sampah plastik, kayu, sisa jaring, benang pancing, hingga limbah rumah tangga. Agenda ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan khususnya bantaran sungai maupun bibir pantai, karena lingkungan yang lestari akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 turut berperan secara aktif menyampaikan informasi terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama lingkungan perairan, kepada peserta yang mengikuti aksi bersih.

Komunitas Peduli Kali (KPK) Pemalang Bersama Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Desa Asemdoyong

Pantai Muara Indah memiliki daya tarik berupa sunrise dan sunset yang memukau. Pantai ini juga merupakan spot memancing favorit. Oleh karena itu, sangat disayangkan apabila kawasan ini tercemar oleh sampah. Diharapkan masyarakat Asemdoyong sadar akan pentingnya menjaga lingkungan perairan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga pantai tetap bersih dan dapat menjadi kawasan wisata yang nyaman bagi para pengunjungnya. Fairuz

Categories
Tak Berkategori

Antusiasme Ibu-ibu Dusun 3 Desa Asemdoyong Mengikuti Kegiatan Posyandu

Posyandu adalah singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu, yaitu kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, posyandu merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan di setiap dusun.

Proses Pengukuran Antropometri Balita

Pada Rabu (10/07), Dusun 3 Desa Asemdoyong menyelenggarakan kegiatan posyandu ibu hamil dan balita. Ibu-ibu Dusun 3 beramai-ramai datang ke posyandu dengan bayi dan balita mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh 12 ibu hamil dan 30 anak balita, serta kader-kader kesehatan, dengan 2 bidan yang bertugas. Kegiatan dilakukan dengan sistem lima meja, di mana meja pertama digunakan untuk pendaftaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Meja 2 adalah untuk pengukuran antropometri bayi dan balita, meja 3 untuk pencatatan hasil pengukuran, meja 4 untuk penyuluhan dan pelayanan gizi, dan meja 5 untuk pelayanan imunisasi.

Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 Turut Membantu dalam Kegiatan Posyandu

Sebagai pelaksana kegiatan adalah kader-kader kesehatan yang telah dilatih, tetapi pada saat pelaksanaan pengukuran antropometri bayi dan balita, pengukuran belum dilakukan sesuai standar sehingga besar kemungkinan adanya bias pengukuran yang akan menyebabkan salah diagnosis status gizi pada bayi dan balita. Selain itu, program penyuluhan kesehatan di posyandu juga belum dilaksanakan. Semestinya, kegiatan posyandu memberikan penyuluhan agar masyarakat teredukasi tentang kesehatan mereka. Diharapkan di masa mendatang akan ada pelatihan kader posyandu untuk mengoptimalkan kegiatan supaya benar-benar memberikan manfaat bagi ibu hamil dan balita. Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2019 yang hadir turut berperan serta membantu kader-kader kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan, serta memantau dan menjaga kelancaran acara. Fairuz

Categories
Tak Berkategori

Pelatihan website desa oleh KKN UNDIP

Pelatihan web desa yang diwakii oleh KUSMANTO

Categories
Berita

Pengaspalan Jalan Desa

Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, awali penggunaan Dana Desa dibidang pembangunan untuk mengaspal jalan desa yang membatasi Dusun 4 (Bulusari) dan Dusun 5 (Karanganyar) walau dinilai lambat. Sabtu (16/9/2017).

Akses jalan tersebut dibangun sepanjang 379 meter, lebar 3,5 meter, dan ketebalan 5 centimeter dengan anggaran senilai 167.148.000 rupiah. Akses jalan depan SD Negeri 03 Asmdoyong ini dibangun sebagai pembatas Dusun Bulusari dengan Dusun Karanganyar yang berujung dari Jalan utama Desa (Jl. Garuda) sampai dengan Jalan Jurusan TPI Asemdoyong.

Dengan diaspalnyanya jalan ini, tidak menjadi hambatan masyarakat untuk keluar rumah apabila jalan diguyur hujan.

“Jalan desa sekarang sudah bagus dan tidak lagi berlubang apalagi berlumpur apabila hujan,” kata Kepala Desa (Kades) Asemdoyong, Darussalam.

“Desa Asemdoyong ini desa paling utara di kecamatan Taman, Desa dengan satu akses untuk sampai ke Kecamatan maupun kota, Desa dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Taman” ujar Kades.
Namun, pihak desa tetap antusias untuk membangun kemajuan desa.

“Desa Asemdoyong terus berupaya membangun desa, meskipun secara bertahap.

Categories
Berita

APBDes

Transparansi Dana Desa Asemdoyong

Categories
Berita Tak Berkategori

PENCANANGAN “KAMPUNG KB” DAN PEMBANGUNAN DESA WISATA ASEMDOYONG

Pencanangan kampung Keluarga Berancana Pembangunan Keluarga (KKBPK) atau sering disebut juga “Kampung KB” di desa-desa Wilayah Kabupaten Pemalang terus berlanjut. Kali ini pencanangan kampung KB Tingkat Desa dilaksanakan di RT 50 RW 10 Karanganyar Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, oleh Bupati Pemalang yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bapak Slamet Masduki bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Endang BPM Wibowo, Senin (22/5).

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Taman, Danramil dan Kapolsek serta Jajaran PL KB, PKK Desa dan masyarakat desa Asemdoyong.

Kepala Desa Asemdoyong Darusalam, S.Ag. mengatakan, bahwa di RT 50 RW 10 ini merupakan kampung terpadat dan terdapat sekitar 52 pasangan usia subur, yang masih belum melaksanakan KB.

“Pencanangan KKBPK atau kampung KB di RT 50 RW 10 diharapkan memotivasi semua elemen untuk bersama-sama mengarahkan RT 50 RW 10 menjadi keluarga yang lebih sejahtera di kemudian hari melalui program KB dan program lain yang terkait dengan peningkatan keluarga sejahtera,” kata Darusalam.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, mengatakan kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, baik itu program KB maupun Pembangunan Keluarga secara utuh di lapangan.

“Kampung KB merupakan salah satu bentuk/model miniature pelaksanaan total program Kependudkan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan mitra kerja instansi terkait sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di lingkungan terendah,” terangnya.

Kampung KB, dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam hal ini dilaksanakan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk memperoleh pelayanan total program KB.

“Itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas, agar mampu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kehidupan keluarga yang berkualitas, tenteram dan sejahtera. Sehingga Program ini menjadi urgen dilakukan, mengingat jumlah penduduk semakin bertambah dari waktu ke waktu,” lanjut beliau.

Pencanagan ini ditandai dengan pemukulan Gong dan pemotongan pita di Gapura masuk Kampung KB oleh Bapak Camat Taman Drs. BPM Wibowo.

Pada kesempatan kali ini tidak hanya pencanangan kampung KB saja, Camat Taman Bapak Drs. BPM Wibowo dalam sambutannya juga sekaligus membuka dan meresmikan pembangunan Desa Asemdoyong menjadi Desa Wisata dengan potensi alam wisatanya berupa Pantai Muara Indah Asemdoyong.

Asemdoyong merupakan Desa paling ujung utara di kecamatan Taman. Dalam gurauannya Bapak Drs. BPM Wibowo mengatakan wilayah utara Asemdoyong ini sangat luas sampai berkilo-kilo meter jaraknya karena berbatasan langsung dengan Pulau Kalimantan, untuk apa kalau kekayaan yang berupa laut ini tidak Kita manfaatkan potensinya.

Pembangunan Desa Wisata ini dikelola dan diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Asemdoyong dibantu masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Asemdoyong.

Categories
Berita

Ikut Serta Pelatihan Jurnalisme Warga

Pelatihan di PUSPINDES
Pelatihan di PUSPINDES

Sabtu (8/4/2017), Personil KPMD IT Asemdoyong berperan serta mengikuti kegiatan “Pelatihan Jurnalisme Warga” yang diadakan oleh Kantor PUSPINDES Kabupaten Pemalang. Pelatihan Jurnalisme Warga ini dipandu oleh relawan TIK Pemalang (Massol) dan diikuti oleh rekan-rekan KPMD IT Kec. Taman, KPMD IT Kec. Pemalang dan Siswa SMK Islam Nusantara Comal.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 14.15 menit waktu setempat. Puspindes Kabupaten Pemalang memberikan “pelatihan jurnalisme warga” ini dengan tujuan untuk mempersiapkan dan memberi bekal kepada KPMD IT masing-masing desa yang nantinya ditugaskan sebagai admin webside desa. Dalam kegiatan ini peserta juga dapat berperan serta memperkaya kontain lokal pemalang internet.

Massol (narasumber), mengawali kegiatan dengan pemaparan tentang Jurnalisme Warga. Setelah itu peserta diajarkan dan diarahkan tata cara reportase, mulai dari mengambil foto hingga mencatat pion-poin kegiatan dalam catatan kecil. Tidak selesai disini, peserta juga dipandu cara untuk menulis berita di komputer masing-masing sebelum berita benar-benar matang dan siap untuk dipublikasikan. Peserta nampak antusias mengikuti langkah demi langkah yang diajarkan kepada mereka.

Menurut Sugianto KPMD IT Desa Pener, pelatihan ini sangat bermanfaat dan menambah banyak keterampilan dalam menulis berita sehingga bermanfaat bagi Desa, Warganya serta masyarakat luas sebagai pembaca.

“Saya berharap peserta dapat membuat berita dengan baik sehingga para pembaca senang membaca informasi dan berita tentang desa di Internet” ungkap Sugianto.

Categories
Tak Berkategori

PELATIHAN SIDEKEM DAN WEBSITE DESA

tamanPemalang, 5 Desember 2016, Perkembangan teknologi yang cepat memaksa pegawai pemerintah mulai dari tingkat desa sampai pusat harus melek teknologi. Terutama di bidang pelayanan, jika berbasis teknologi diharapkan dapat memberikan pelayanan yang cepat dan memuaskan. Diikuti oleh Perangkat Desa se-Kecamatan Taman yang terdiri dari 15 desa mengikuti Pelatihan Pemantapan Sidekem dan Website Desa di kantor PUSPINDES (Pusat Pemberdayaan Informatika dan Desa) Kabupaten Pemalang pada pukul 08.00-15.30 WIB. Pelatihan ini meliputi mengolah data BIP agar bisa terintegrasi dengan aplikasi Sidekem guna mempercepat pelayanan masyarakat. Serta Pemantapan Website Desa sebagai media online desa, dengan menggunakan website desa ini diharapkan desa dapat dengan cepat menginformasikan semua informasi kepada masyarakat desa, juga menggambarkan situasi dan kondisi di desa, serta potensi yang ada desa.